Karomah Habib Luthfi, Cerita Abuya Uci Cilongok

Tags


Tulisan ini merupakan potongan ceramah pengajian dari Abuya Uci Cilongok yang mengilustrasikan tentang karomah kemuliaan al Habib Luthfi. Abuya Uci mengisahkan, ketika Habib Luthfi masih kecil sekitar usia 13 tahun, Habib Luthfi saat itu mondok di Bendakerep Cirebon. Suatu hari habib Luthfi ingin berziarah ke Makam Syekh Muslim, semua orang melarang beliau, sebab di Makam tersebut kalau malam-malam sering muncul harimau penjaga makam, tapi Habib Luthfi bersikeras untuk berziarah ke makam itu.

Benar saja, seperti yang diceritakan banyak orang, ketika Habib Luthfi berziarah, tersiumlah keharuman yang aneh dibarengi dengan munculnya sosok harimau yang besar, namun apa yang terjadi ? ternyata di luar dugaan, harimau itu malah ngajak bersalaman dan bersikap sangat sopan terhadap beliau al habib Luthfi. Selesai berziarah, juru kuncen dan penjaga makam berduyun-duyun berebut mencium tangan sang Habib bahkan pakaian yang digunakan oleh beliau dipaksa dibuka untuk dibagi-bagikan kepada semua orang karena bil barokah, untuk mendapat keberkahan dari beliau.

Dari semenjak kecil beliau al Habib Luthfi terlihat kecerdasannya dalam mendalami berbagai fan ilmu kitab para ulama, semakin hari semakin tinggi maqom beliau, sehingga beliau selalu menyembunyikan ‘kewaliannya’ dengan (ditutupi) menggunakan pakaian ala artis dan koboy agar tidak terlihat oleh orang lain. maka jangan heran jika beliau selalu ‘lari’ jika ada banyak orang yang mencarinya.

Menurut pengakuan Abuya Uci, beliau al Habib Luthfi sering mampir ke Cilongok, tapi secara diam-diam tidak diketahui banyak orang, ketika Syekh fadhil (salah satu keturunan Syekh Abd Qodir Jailani) berkunjung ke Cilongok, malm harinya beliau al Habib Luthfi juga datang ke Cilongok, dengan cara sembunyi-sembunyi, setelah selesai, beliau melanjutkan ke Jakarta lalu pulang ke Pekalongan.

Terkadang saya (Abah uci) merinding jika mendengar ilmu-ilmu yang disampaikan oleh Habib Luthfi, dari mulai penjelasan tentang ayat al Quran sampai ke semua riwayat wali-wali di seluruh dunia, baik di Indonesia, maupun di luar negri, beliau habib Luthfi tahu semua, bahkan nasab manusia keturunannya dari mana itu tahu semua.

Habib Luthfi dengan Gus Dur bersahabat erat, sehingga kita tidak akan pernah tahu daya jelajah beliau berdua, Habib Luthfi pergi kemana beliau igin pergi, kadang Ke Jakarta semarang, Sumatera, mengurus umat islam di seluruh wilayah di Indonesia, kedudukan beliau sudah terlalu tinggi sehingga kita tidak akan pernah tahu keudukannya, bahkan untuk pergi umroh saja, beliau selalu meminta ijin langsung ke Baginda nabi Muhammad Saw. jika Beliau Kanjeng Nabi tidak menginjikan maka Habib Luthfi tidak akan berangkat ke Tanah Suci.

Syekh Rojab, seorang ulama ahli thoriqoh dari negara Syiria, suatu hari bermimpi dengan kanjeng Nabi, di sebuah tempat dimana banyak orang berkumpul, di sisi Kanjeng nabi terdapat kursi tempat duduk yang masih kosong, buru-buru syekh rojab (berkehendak akan) duduk di sana akan tetapi sudah kedahuluan oleh seseorang, orang tersebut ditanya oleh Syekh rojab, “Siapa anda?”
orang tersebut menjawab “Saya adalah luthfi”
“Dari mana?”
“Dari Indonesia”
Keesokan harinya Syekh rojab langsung memesan tiket pesawat menuju Indonesia untuk bertemu langsung dengan Habib Luthfi.

Selengkapnya bisa dilihat dari sumber Youtub di bawah ini

https://www.youtube.com/watch?v=F3ZAjnyYQ3g