September 2, 2017

Jokowi Dan Kewalian. Dilindungi Dan Disayang Tuhan, Anda Bisa Melihat Karomahnya Sekarang

Baca Juga


Mungkin judul tulisan ini terlalu berlebihan, toh seorang ‘wali’ atau kekasih Allah itu hanya di ketahui oleh golongan para wali saja. Apalagi banyak orang 'nyinyir' bahwa Jokowi bukan Presiden yang ahli ngaji atau hafidz Quran, berbanding terbalik dengan Erdogan, presiden  yang selalu di puja-puji oleh kaum bumi datar.

Bagi saya, wali tidaknya seseorang tidak diukur dari bisa ngaji atau tidak, Syekh Siti Jennar pun, tidak pernah solat, ketika di akhir hayatnya, Tuhan ingin menjadikannya wali ya dia tetap menjadi wali, meskipun sampai sekarang masih menjadi kontroversi.

Judul wali ini bukan sebuah klaim yang disematkan kepada Jokowi, ini hanyalah hasil obrolan dengan kawan-kawan saya di sebuah kedai kecil di tengah malam. “Jokowi itu seperti wali ya..” Kata kawan saya secara tiba-tiba. Saya kaget setengah mati mendengar ucapannya. “Maksudmu apa bro?”

“Anu .... maksudku, semua orang yang membenci Jokowi kok sekarang kena ’getah‘nya, Jokowi dimataku seperti manusia yang disayang Tuhan, di lindungi Tuhan sehingga demo 212 yang sudah jelas-jelas puluhan ribu orang berada di depan istana dan siap menghancurkan istana, tiba-tiba reda begitu saja. Jokowi benar-benar diselamatkan Tuhan, kupikir, Presiden sekuat Soeharto saja tidak mampu mengendalikan masa yang tak seberapa, ini ratusan ribu orang sudah mengepung istana tapi tetap tak bisa menggulingkan Jokowi. Padahal Soeharto itu kekuasaannya sudah 32 tahun mencengkram tanah Indonesia, tapi tetap tumbang oleh segelintir mahasiswa. Tapi Jokowi ini aneh....” gusar kawan saya sembari menyeruput kopi malam itu.

Pada kenyataannya kita bisa melihat, sekelas Habib Rizieq saja, manusia yang suka ‘usil’ dari jaman Gus Dur Megawati sampai SBY tidak pernah sekalipun tersentuh oleh amuk politik, tapi di tangan Jokowi, HRS kabur entah kemana. Pernahkah anda mendengar dari mulut Jokowi keluar ucapan “Habib Rizieq” minimal komentar atau pernyataan sikapnya mengenai Habib yang satu ini? Belum pernah. Artinya Jokowi tidak pernah sekalipun ‘menyentuh’ area pertahanan HRS tapi dengan sendirinya HRS kabur ke Saudi tanpa kabar berita hingga sekarang.

Sudah banyak tokoh-tokoh politik yang bergelimpangan ditangan Jokowi, tanpa pernah sekalipun disentuh olehnya. Jokowi tidak pernah takut menghadapi mereka. Kalau soal Amin Rais yang bernadzar akan jalan kaki dari Jogja Jakarta, itu isu lama yang sudah basi. Isu terhangat saat ini adanya Saracen, kelompok kejahatan dunia maya yang terciduk oleh aparat kepolisian, di belakang Saracen kita melihat ada manusia 'Jonru' yang ternyata nada bicaranya tidak lebih buruk dari tulisannya, sekarang Jonru ingin bersembunyi tidak bisa, lari pun tidak punya dana, walhasil dilaporkan juga si Jonru ke kepolisian.

Lalu muncul tokoh bernama Egi Sudjana, tokoh di 'luar' politik yang tidak pernah kita duga, belang Egi pun terkuak. Ditambah lagi dengan adanya foto ‘kemesraan’ Egi dengan solidaritas pemenangan Prabowo di rumahnya. Yang tidak masuk akal, Bos First Travel, tokoh 'luar’ yang tidak ada kaitannya dengan politik justru kena imbasnya. Perusahaan penipu jamaah umroh ini diam-diam telah mendanai aksi 212 dengan tujuan menggulingkan Jokowi. Lalu ada Ustadz Habsyi yang tumbang secara tiba-tiba akibat perselingkuhan dengan pacarnya di waktu muda. Ustadz Yusuf Manshur juga kena 'getah' jokowi, Pamornya ambruk gara-gara kasus penyelewengan dana investasi berbalut sedekah. Kesemua tokoh-tokoh diatas, dari Saracen, Eggi Sudjana, Habib Rizieq, sampai Andika Surachman benang merahnya tetap satu barisan yang berdaulat dibawah telapak kaki Prabowo Subianto.

Jasriadi, selaku ketua Saracen bahkan mengakui bahwa dirinya adalah pendukung fanatik Prabowo di Pilpres 2014. Pernyataan ini justru semakin memperkuat isu-isu yang selama ini berhembus, bahwa orang-orang yang selama ini menjadi haters Jokowi, adalah barisan para pendukung Prabowo di Pilpres tahun lalu. Semua musuh telah di kotak-kotak oleh Jokowi lalu dihancurkan satu persatu, dari mulai benteng, bidak, kuda sampai mentrinya dipreteli habis-habisan. Harga diri mereka bahkan ada yang 'ambrol' dengan sendirinya. tidak hanya kalangan politik juga para kiai dan ustadz yang selama ini diam-diam menentang 'umaro bernama Jokowi.

Saya lalu teringat dengan pernyataan kawan saya tadi, Jokowi seperti 'wali' yang dicintai dan dilindungi Tuhan. Sehingga berbagai upaya untuk 'menjungkalkan’ dirinya. walau dengan seribu tendangan dan pukulan maut tak membuat jokowi terjungkal jatuh. Justru yang berguling-guling dan menjerit-jerit adalah mereka yang selama ini tukang ‘nyinyir’ dan tukang menebar fitnah terhadap kepemerintahan Jokowi.

Tiba-tiba, tukang warung yang sedari tadi mendengarkan obrolan kami nyeletuk begini “Jokowi itu bukan wali, Jokowi itu punya kekuatan yang tidak dimiliki oleh Capres lain....”
“Apa itu mbah....??” Tanyaku sejurus kemudian.
“Jokowi itu rendah hati, makanya dia di’angkat’ oleh tuhan, Jokowi itu halus budi pekertinya, makanya dia disayang dan dilindungi Tuhan.....”
Aku termangu sendiri mendengar pernyataan kawanku si tukang warung itu. 

Comments
1 Comments

1 komentar so far


You can certainly see your skills in the work you write. The world hopes for even more passionate writers such as you who aren't afraid to say how they believe. All the time follow your heart. hotmail email sign in