August 25, 2017

Tips Jual Beli Barang Antik dan 11 Cara Menjadi Kolektor Handal

Baca Juga

images from viva.co.id
It has been edited privately

1.Sabar 

Seorang pencari barang antik, harus benar-benar sabar dan jeli dalam melihat barang yang akan mereka jual atau beli, sebab menjual barang antik tidak semudah membalikan telapak tangan. Terkadang harus menunggu berbulan-bulan bahkan sampai bertahun-tahun hingga barang tersebut laku dijual, tapi percayalah, semakin lama barang tersebut berada di tangan anda maka nilai jualnya akan semakin tinggi.

2.Kolektor Adalah Investor

Jangan menjadi kolektor barang antik, jika tidak mempunyai cukup uang untuk biaya hidup sehari-hari. Perlu diketahui bahwa para pengkolektor sukses, adalah mereka yang sudah memiliki uang ‘nganggur’. Seorang kolektor barang antik, sama nilainya dengan investor. 

Beberapa orang, ada yang menyimpan uang di bank dengan cara deposito, tapi orang pintar menyimpan uang dengan mengkoleksi barang kuno, membeli dan menyimpan barang-barang antik, semakin lama, nilai jual barang kuno tersebut semakin mahal, apalagi jika anda sudah mempunyai pelanggan, biasanya mereka akan memesan barang-barang tertentu, seperti samurai asli buatan jepang yang tertinggal di negara ini di jaman penjajahan. mereka biasanya mematok dengan harga berlipat-lipat ganda demi mendapatkan barang kuno tersebut.

3.Selalu Merawat Barang Kuno

Jangan menjual barang antik kuno sebelum barang tersebut anda bersihkan terlebih dahulu, sehingga tampilannya semakin menarik. Kesalahan dari para penjual barang kolektor, mereka tidak pernah memperhatikan debu, kotoran atau karatan yang menempel pada barang tersebut. Barang antik menjadi mahal bukan karena dekil, kotor dan ‘lama’ nya, kadang-kadang juga karena faktor ‘sejarah’, seperti cerita samurai asli jepang atau uang kuno jaman Bung Karno. 

Para penjual barang kuno selalu ‘lupa’ membersihkan dan merapikan barang yang akan mereka jual, seharusnya barang dagangan selalu ‘dirawat’ dan dibersihkan setiap hari sehingga menjadi ‘kinclong’ dan menarik para pembeli. Bagaimanapun anda berusaha meyakinkan para pembeli, Jika barang tersebut kotor berdebu dan tidak bersih maka usaha anda akan sia-sia.

4.Jelaskan Sejarah Dibalik Barang Antik

Jasmerah, Jangan sekali-kali melupakan sejarah, mungkin pameo tersebut sangat berlaku bagi para penjual barang kuno, carilah informasi dan sejarah yang akurat mengenai barang yang akan anda jual, terutama tentang historis-nya.

Menjelaskan sejarah dan cerita dibalik barang, 80% bisa menarik minat para pembeli, terkadang jika seseorang tidak berminat saat melihat barang, mereka akan tertarik dengan cerita dibalik sejarahnya. Jika tidak tertarik dengan nilai sejarahnya, semoga mereka bisa tertarik dengan kenangan ‘masa lalu’ saat melihat barang tersebut.

5.Bisnis Menjanjikan

Bila sudah memasuki bisnis jual beli barang antik, percayalah usaha anda tidak akan sia-sia, karena bisnis jual beli barang antik termasuk salah satu bisnis yang tidak memiliki pesaing. Di Jakarta saja, hanya ada 5 sampai 10 toko yang menjual barang-barang antik, bisnis semacam ini jika dibandingkan dengan bisnis jual beli kaos baju dan lainnya sangat kwalahan dalam menghadapi persaingan.

Perlu Anda ketahui, menjual dan membeli barang antik tidak pernah menemukan kata bangkrut, sebab bisnis ini, tidak ada yang namanya kompetisi, kuncinya adalah ‘bertahan’ semakin anda mampu mempertahankan barang anda, semakin mahal harganya.

6.Semua Barang Akan Antik Pada Waktunya

Apakah semua barang bisa dan akan menjadi antik? Ya semua barang menjadi antik pada waktunya, tergantung dari lama, nilai sejarah dan masih layak dan tidaknya digunakan. Barang kuno bisa memiliki nilai jual yang tinggi berdasarkan waktu. Kedua berdasarkan sejarah. 

7.Barang Antik yang Laku 

Apa saja yang laku dijual? Biasanya berkisar antara jam tangan lama, gembok, kunci kuno, pajangan, lukisan, jam dinding, pajangan keramik, jam tiktok, telepon kuno, cangkir lama, piring dijaman majapahit, kamera lama, keris para raja, Kendi dan masih banyak lagi barang-barang yang laku dijual, semua tergantung ‘lama’ waktunya dan cerita dibaliknya.

8.Menaruh Barang Kuno Di Ruang Tamu

Jika anda mempunyai barang-barang antik dan kuno Jangan pernah menyimpannya di dalam kamar tapi simpanlah di ruang tamu, sehingga bila ada tamu dari luar berkunjung ke rumah dan melihat barang antik tersebut, anda bisa menceritakan sejarah dibalik barang tersebut, atau menjualnya dengan harga yang pantas

9.Nilai Lebih

Jangan mengkoleksi barang antik jika anda tidak bisa ‘menikmati’ keindahan dari barang kuno tersebut. Tidak semua barang harus dihargai dengan uang, terkadang, barang kuno yang tidak laku, jika di simpan di dalam rumah, pikiran akan lebih ‘fresh’ hanya dengan melihatnya. Mengkoleksi barang antik merupakan kepuasan tersendiri bagi para kolektor, sebagaimana para pemancing mania yang suka berlama-lama menghabiskan waktunya di lautan lepas. Jika dipikir secara logika, untuk apa mancing lama-lama di laut? uang begitu banyak kenapa tidak beli ikan saja di pasar,? Bagi mereka para pemancing mania, nilai ‘mancing’ tidak bisa diukur dengan seberapa banyak ikan yang didapat, sebab kadang ada ‘nilai’ lebih yang tidak bisa mereka jelaskan kepada anda, begitu pula dengan para kolektor barang antik. 

10.Barang Antik Termahal Di Dunia

Tahukah anda? Barang antik termahal di dunia adalah sebuah mangkuk kuno bernama Ruyao Washer. Tahun 2012, mangkuk ini terjual dengan harga US$ 26.65 Juta atau setara Rp 354,18 Miliar. Kenapa mangkuk ini begitu mahal? 
This Chinese Song Dynasty ceramics
Ruyao Washer (dailymail.com)
Pertama karena nilai sejarahnya, konon mangkuk ini telah berusia 900 tahun, sampai sekarang mangkuk tersebut tidak pecah apalagi warnanya menjadi muram atau kotor, mangkuk ini di buat pada masa kerajaan Dinasti Song, Kedua, mangkuk ini menjadi mahal karena cara pembuatannya dengan menggunakan api paling ekstrim di kerjaan China, dibuat oleh para perajin tangan yang terpilih atas perintah langsung raja China pada saat itu. Tidak heran, walaupun sudah berusia 900 tahun, mangkuk tersebut tidak retak apalagi hancur.

11.Jangan Remehkan Sampah

Jika Anda masuk dalam dunia jual beli barang antik, ingatlah bisnis ini selalu berhubungan dengan sampah dan limbah. Jangan merendahkan gundukan sampah, contohnya seperti botol unik atau tempat pensil yang terbuat dari kaleng, gelas dan piring yang ada di zaman Belanda, anda bisa memungutnya ditempat sampah, atau membeli barang-barang dari gudang milik orang lain, sampah bagi mereka, tapi emas bagi para pengkolektor barang antik dan kuno, anda bisa membersihkannya kembali dan menjualnya ke orang lain.


Comments
0 Comments