August 9, 2017

Inilah Jurus Maut Jokowi, The Blusukan Show

Baca Juga Asep Bahtiar


Tahun 2014, CEO Facebook Mark Zuckerberg bertanya ke jokowi. “What is Blusukan?” Pertanyaan tersebut dilontarkan karena orang-orang Eropa begitu penasaran dengan blusukan ala Jokowi yang hampir mengisi 60% berita di dunia. Saking ramainya berita dengan tag dan Headline ‘blusukan’. Jokowi Menjawab “Blusukan adalah menemui orang-orang”. “saya ingin blusukan” Kata si Mark, “Baik saya antar anda, kita pergi ke tempat terdekat dulu, Tanah Abang”

Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Scott Marciel, Begitu senang bisa diajak Jokowi blusukan di Tanjung Priok, Jakarta. Tahun 2015 Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull Begitu bangga memamerkan foto selfy nya saat diajak Blusukan ke Pasar Tanah Abang. Perdana Menteri (PM) Republik Singapura Lee Hsien Loong, tidak menolak ajakan blusukan Jokowi ke Kawasan Industri Kendal, Park By The Bay Jawa Tengah.

Diatas adalah peta blusukan Jokowi selama tiga tahun menjabat Presiden, hampir 80% semua wilayah di Indonesia pernah dijelajahi Jokowi. 

Di Pasar Remu Sorong Papua Barat, mama-mama Papua menangis sesenggukan karena seumur hidup belum pernah ada Presiden yang mampu menginjakkan kaki sampai Papua Barat. Begitu juga Di Kabupaten Yahukimo, di Makasar, di Sulawesi, warga dengan semangat 45 berduyun-duyun menyambut orang nomor satu di Negri ini.

Inilah Jokowi, inilah Presiden Republik Indonesia dengan jumlah penduduk 255.461.700 jiwa, blusukannya telah menggemparkan dunia, kedatangannya ke pedalaman dan pelosok desa telah mengucurkan banyak airmata karena melihat sosoknya langsung dengan kepala dan mata. Pernahkah SBY melakukan ini? atau mantan Calon Presiden yang lain anggaplah Prabowo atau Hatta Rajasa? Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan, yang lain cuma bisa berbicara perekonomian dan cara-cara memajukan pasar tradisional, tapi alergi terhadap bau pasar dan bau daging dan ikan. Jokowi tidak hanya bicara ekonomi di mulut tapi blusukan langsung ke area pasar nya.

Itu sebabnya, dalam tempo 5 hari blusukan ke Eropa, Jokowi tidak hanya di elu-elukan orang Barat tapi 20,5 miliar dolar Amerika Serikat digondol Jokowi tanpa syarat, dengan hasil kesepakatan bisnis dan Investasi. Kalangan pengusaha Uni Eropa menaruh kepercayaan penuh terhadap iklim investasi di Indonesia, itu karena manusia ‘ndeso’ bernama Joko Widodo.

Indo Barometer Survey menilai, 2,5 tahun kepemerintahan Jokowi, tingkat kepercayaan masyarakat Indonesia naik mencapai angka tertinggi 66,4 persen. Bahkan Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) menempatkan Indonesia pada peringkat pertama di bandingkan negara maju di dunia seperti Amerika, Brasil dan India.

Well, inilah 'Jurus Maut' Jokowi, The Best Presidential of Blusukan Show, satu-satunya Presiden yang mampu menjelajah 80% wilayah di Indonesia. The Jakarta Pos menggambarkan Blusukan Jokowi sebagai impromptu visit, tanpa diketahui sipapun kapan dan kemana dia pergi, tidak hanya wartawan, staf kepresidenan bahkan istri dan anak-anaknya tidak tahu kemana perginya sang Bapak. Tapi dia sangat dekat dengan masyarakat akar rumput, mampu merangkul semua elemen majority public, Tionghoa Budha Hindu, NU MUI, pengusaha, guru sampai anak sekolah TK begitu dekat dengan Jokowi tanpa jarak. Pemerintah dibawah Jokowi bukan lagi territorial, tapi bersifat kompleksitas, terlibat dengan hubungan kemanusiaan dan sosial.

Inilah Jokowi yang sudah dan masih bekerja untuk Indonesia, yang lain baru bisa berbicara berbusa-busa dengan bacot abab penuh wacana, anda mau pilih pemimpin yang bagaimana? Gus Dur sudah tiada, Soekarno sudah dibawah tanah, yang lain hanya bisa meniru dan bergaya. 2019, dua tahun lagi Indonesia berada di tangan anda. Pilih presiden yang bekerja atau yang berbicara berbusa-busa ?. Kalau anda mempunyai otak pastikan memilih Presiden yang bekerja untuk melayani umat manusia. (*)
****
Jangan lupa di share ya gan... Thanks