www.asepbahtiar.com

WA: 081219111164
Meninjau lahan tambak udang di Banten selatan
Sebenarnya saya sudah lama sekali berkecimpung di dunia bisnis jual beli property, ini seperti ‘kecelakaan’ karena tanpa di duga saya mendapat rezeki dengan jalan seperti ini. Sekitar tahun 2003 seorang tetangga ingin menjual lahan kandang ayam nya melalui saya, lalu saya memasarkannya melalui online. tiga bulan kemudian kandang ayam tersebut laku dengan harga 210 juta. Dan saya diberi komisi yang lumayan. Dari situlah saya kemudian semangat untuk menerjuni dunia jual beli property ini.

Hari berganti hari, orang-orang datang silih berganti menemui saya yang ingin dijualkan beberapa property nya, baik tanah maupun rumah, terutama lahan yang berbasis di pandeglang. Saya juga pernah menjualkan lahan 300 hektar lebih kepada salah satu perusahaan di Jakarta yang kabarnya akan dijadikan kebun karet karena perusahaan tersebut memang bergelut di bidang pembuatan ‘ban mobil’.

Saya juga pernah menjualkan beberapa lahan sawah, dan itu berhasil, meskipun ada satu bidang sawah yang sampai sekarang saya pribadi belum mendaptkan komisinya karena ‘di tipu’ oleh kawan saya sendiri.

Tetapi rezeki Allah memang tidak akan tertukar dengan orang lain, kabarnya kawan saya yang menipu itu sekarang terkena penyakit struk akibat ulahnya sendiri dan anaknya yang perempuan rumah tangganya berantakan lalu dicerai oleh suaminya. Tragis memang, tetapi begitulah Allah membalas perbuatan jahat seseorang di dunia ini.

Banyak orangtua di desa saya bilang ‘jangan main-main terhadap tanah’ sebab satu jengkal tanah yang kita curangi di dunia konon akan mempersempit kuburan kita di akhirat. Banyak kisah yang menceritakan perihal masalah tanah ini. Ada seorang lelaki yang selalu mencaplok tanah tetangganya dengan merobah-robah batas tanah, ketika meninggal dunia, tubuhnya tidak muat ketika dimasukkan ke lobang kubur, sehingga penduduk desa ‘memaksa’ tubuhnya hingga terdengar retakan tulangnya yang patah. Na’udzubillah. Maka bagi kawan-kawan yang ingin menerjuni dunia jual beli property ini hendaklah berhati-hati jangan suka menipu-nipu orang lain.

Saya pernah diceritakan oleh seorang kawan, dia resign dari pekerjaannya di Jakarta akibat bujuk rayu seorang bos agar dia mau ‘terjun’ ke lapangan. Yakni dengan mengumpulkan data-data tanah yang ada di wilayah Pandeglang. Selama 3 tahun kawan saya ini berhasil mengumpulkan data-data tanah lalu dibawa pergi ke Jakarta. Nah si bosnya yang ada di jakarta memberi dia imbalan, tetapi bukan uang untuk DP atau membeli lahan masyarakat. Jadi, masyarakat banyak yang meminta uang mereka sedangkan berkas dan data-data surat yang asli dibawa pergi oleh si bosnya ke Negara Singapur.

Selidik punya selidik, ternyata berkas dan data tersebut dianggunkan ke salah satu Bank terbesar di Asia yang ada di Singapure. Kawan saya benar-benar menangis dan meminta keadilan kepada Allah. Kawan saya ini akhirnya bisa melewati semua ujian hidupnya. Dan kabar burung mengatakan, Bos nya yang mencuri data-data dari masyarakat itu menjadi lumpuh semua organ tubuhnya.

Dengan cerita di atas, saya berharap kawan-kawan pembaca agar berhati-hati jika menerjuni bisnis jualbeli Property, insya allah saya amanah dan memgang janji, dan berharap bisa bekerjasama di kemudian hari dalam bidang jual beli properti baik tanah maupun lahan apa saja, prinsip saya yang penting jujur dan tidak menipu. Anda yang ingin menjual lahan di Pandeglang atau sekitar Banten bisa menghubungi saya, atau bagi anda yang sedang mencari lahan bagus untuk mendirikan perusahaan di wilayah banten. Silahkan menghubungi nomer saya di 081 219 1111 64. saya siap membantu anda, Lahan bisa berupa sawah, tambak udang, lahan untuk perumahaan atau lainnya tambang batukapur, batubara ataupun yang lainnya. Atau anda bisa berkunjung ke blog saya propertybant3n.blogspot.com.  disana sebenarnya toko online saya. terimakasih jangan lupa simpan nomer saya, suatu hari semoga kita bisa bertemu dan bekerjasama dengan baik.

Gambar dari Bukalapak.com

“Ente mau ke pesta pernikahan apa mau ngelayat ?” Ledek seorang teman sambil nyengir kebo. Saya tahu ia bergurau, tetapi ucapannya bagai bom molotov yang selalu terngiang-ngiang di telinga saya.

3 Tahun lalu, saya pernah menghadiri sebuah pesta pernikahan, kebetulan setelan fashion saya saat itu semuanya berwarna hitam, dari mulai kemeja yang polos hitam. celana panjang hitam juga sepatu yang berwarna hitam.

Seorang teman yang melihat pemandangan aneh dari fashion yang saya gunakan, tiba-tiba nyeletuk begini “Kok bajumu hitam semua? mau ke pesta pernikahan atau mau ngelayat ?” Dia tertawa, saya juga tertawa, karena saya memahami bahwa ucapan itu hanya gurauan.

Awalnya saya tidak terlalu menghiraukan gurauannya, tetapi dikemudian hari, saya jadi mengerti tentang arti sebuah fashion dan budaya. Dimana lumrahnya penduduk di Indonesia kalau pergi ke pesta pernikahan, umumnya menggunakan baju batik. Bahkan ada beberapa daerah tertentu yang ‘mewajibkan’ semua tamu undangan menggunakan pakaian batik.

Ilustrasi Sang Pelukis Batik, Gambar diambil dari anihaqqi.com

Setelah kejadian itu, akhirnya saya pun mulai berburu baju batik sebagai fashion utama untuk pergi ke pesta pernikahan. Tetapi tentunya mencari baju batik di daerah Banten tidaklah mudah. Memang ada berbagai jenis merk batik yang diproduksi di sekitar daerah Banten. Tepatnya di Serang, untuk menuju kesana, dari rumah saya harus menempuh jarak yang lumayan cukup jauh. Ini belum menghitung ongkos juga menimbang waktu yang dihabiskan. Disamping tidak semua motif baju batik akan sreg sesuai selera.

Berburu Baju Batik
Baju batik di Indonesia umumnya lebih banyak diproduksi di daerah Pekalongan Jawa Tengah, untuk menuju ke Pekalongan tentunya tidak mungkin kalau kesana hanya demi membeli batik saja. Beruntung saya mengenal Bukalapak, sebuah aplikasi belanja online yang mempermudah semua kebutuhan saya. Bukalapak akhirnya menjadi tempat saya dalam memburu beragam baju batik. ada sekitar 9 steal baju batik yang saya beli di Bukalapak. semuanya rata-rata dari Pekalongan. Harganyapun sangat bersahabat untuk isi kantong.
Berburu Baju Batik di Bukalapak

Akhirnya saya memakai baju batik tidak hanya digunakan untuk pergi ke pesta pernikahan saja, tetapi juga bisa dipakai untuk kebutuhan sehari-hari seperti pergi ke kantor, bersantai atau acara lainnya baik formal non formal. Disamping itu, dengan menggunakan baju dan kemeja setelan batik, kita bisa mengekpresikan rasa cinta kita pada budaya dan produk dalam negeri.
Kemanapun Pergi Selalu Menggunakan Baju Batik

Menghargai budaya Indonesia, bagi saya tidak perlu dengan merogoh kocek yang sangat dalam, cukup menikmati hasil karya anak bangsa sendiri, membeli batik umpamanya, itu sama dengan kita membantu usaha dan mendorong roda perekonomian rakyat Indonesia. Ini juga menjadi salah satu alasan mengapa saya tetap kekeuh belanja di Bukalapak, meskipun ada banyak kawan yang menyarankan untuk belanja di aplikasi lain yang menawarkan banyak promo.

Kita tahu bahwa beberapa situs belanja online yang lain, sahamnya bahkan telah dimiliki oleh perusahaan asing, bahkan ada yang kantornya dari luar negeri, tetapi Bukalapak masih tetap mempertahankan brandingnya dengan tanpa meminta bantuan dari negara lain. Apalagi warna merah hati dari Bukalapak itu sendiri yang membuat saya tetap mecintai situs ini. Merah hati dan warna putih Bukalapak, selalu menggambarkan ciri khas bendera dan lambang negara kita Indonesia. Bukalapak dan batik, dua produk ini, selalu menjadi pilihan spesial bagi saya.

Nelson Mandela yang Mencintai Baju Batik. Foto Triibunnews.com


Di Bukalapak juga tersedia banyak motif baju batik, baik baju pria maupun wanita, seperti baju batik casual modern, baju batik atasan wanita, dress batik kebaya, baju batik koko, kaos batik, dress santai, baju tidur batik. Semuanya sangat lengkap di Bukalapak.

Tetap Trendi Dengan Batik Modern


Review Baju Batik
Untuk kemeja batik hitam yang saya gunakan dalam foto diatas saya beli seharga Rp 50.000, dari toko 'batik farah' dari Pekalongan, yang membuka tokonya di Bukalapak. Cukup murah tetapi tentu saja tidak murahan.

Bukalapak.com


Kemeja batik hitam tersebut terbuat dari kain yang agak sedikit kasar menurut saya, dan memang semua bahan untuk baju batik pada umumnya rata-rata terbuat dari bahan katun yang diukir oleh sentuhan manual menggunakan tangan sendiri, sehingga baju batik sangat sensitif bila dicuci dan dijemur, kecuali kalau batik yang harganya diatas 200.000 atau yang model batik seperti sarimbit dan berbahan sutera. Tetapi secara garis besar, baju batik yang saya pakai cukup memuaskan sebab ketika dicuci menggunakan sampo, warnanya tidak luntur samasekali.

Umumnya kalau mencuci batik, saya memang tidak pernah menggunakan sabun detergen, tetapi menggunakan sampo mandi, hal ini karena menurut para pakar, detergen itu memiliki daya panas yang bisa melunturkan warna batik. Baju batik juga harus dicuci secara terpisah, artinya tidak boleh dicampur dengan pakaian lain apalagi dimasukan ke dalam mesin cuci.

Menjemur Kain Batik. Ilustrasi Kompas.com

Menjemur baju batik pun tidak boleh sembarangan, usahakan menghindari cahaya panas matahari, jadi agar warna baju batik tidak luntur dan warnanya tetap kinclong kita harus mematuhi aturan mencuci baju batik dengan benar.

*****
Mempunyai baju batik memang sedikit merepotkan, banyak aturan yang mesti kita jaga agar warnanya tidak cepat memudar, sebab baju batik, baik yang diukir dengan cara tradisional maupun modern walaupun harganya cukup mahal kalau tidak bisa merawatnya akan hilang nilai keindahannya. Meskipun sangat repot merawatnya, tetapi semuanya tidak pernah melunturkan rasa bangga dan cinta saya pada baju batik.

*****
Sedangkan untuk lamanya pengiriman dari Pekalongan ke Banten, hanya memakan waktu tidak lebih dari 3 hari. Saat itu saya memilih jasa kurir JNE. Dari pekalongan dikirim pada hari jumat siang dan datang ke rumah saya pada hari Senin sore. Berikut laporan perjalanan rute pengirimannya:



Singkat kata, belanja di Bukalapak cukup memuaskan bagi saya dan para pecinta baju batik tentunya. Sebab Baju batik merupakan fashion dan budaya leluhur kita, tetapi keberadaannya masih sangat sulit didapatkan, apalagi motif dan corak batik yang kadang tidak sesuai dengan selera masing-masing orang. Kehadiran Bukalapak mempermudah semua itu. Di Bukalapak saya bebas memilih warna dan ukuran batik yang diinginkan, Belanja di Bukalapak begitu lengkap dan mudah.

Terimakasih Bukalapak. Terimakasih Toko 'Batik farah'. Semoga ulasan ini sedikit membantu bagi kawan-kawan pembaca di seluruh Indonesia. (*)



View di 'belakang' karang bolong, saat air laut sedang surut. Dokumen Pribadi

Sebagai orang Banten, saya sering sebenarnya melewati jalur ini (Anyer), apalagi kalau pas mau ke Cilegon dan memilih jalur Anyer, saya pasti melewati pantai karang bolong ini.

Tetapi saya hanya lewat begitu saja, tidak pernah mampir atau singgah, karena dulu sewaktu masih kecil, juga pernah kesini bersama keluarga, jadi tempatnya hanya begitu-begitu saja bagi saya, tidak ada yang istimewa samasekali.

Tetapi ternyata anggapan ini keliru, kebetulan hari itu kami melakukan perjalanan yang lumayan jauh, seorang teman tiba-tiba nyeletuk ingin banget berkunjung ke Karang Bolong karena menurutnya dia samasekali belum pernah kesana.

Dengan spontan tanpa direncanakan kamipun akhirnya memarkirkan mobil di area Parkir, kalau tidak salah hari itu adalah hari jumat, sekitar jam 3 sore, jadi tempat ini lumayan sepi dan tidak banyak pengunjung. Kami akhirnya weekend mendadak ditempat asyik ini.

Ketika mobil di parkirkan sebentar, tiba-tiba ada seorang penjaga yang menghampiri kami dan menyodorkan sebuah 'tiket' parkir mobil, di sana tertera harga 20.000. Saya kira itu sudah termasuk tiket 'masuk' juga. Ternyata harga tersebut hanya untuk parkir kendaraan saja. Ya sudah deh, akhirnya kami bayar saja. Tetapi bagi saya harga 20.000 itu termasuk mahal juga, sebab kalau parkir di depan Hotel Indonesia atau di mal-mal besar biasanya harga tiket ditentukan dari berapa lama kita berkunjung di sana.

Jadi kalau singgahnya hanya satu jam biasanya juga kena 3000 perak, jadi tiket untuk parkir mobil 20.000 ini termasuk mahal menurut saya, sebab ketika kami masuk kepintu gerbang, setiap orang juga disodori tiket masuk yang tertera di sana seharga 15.000. Ada tiga orang dalam rombongan kami, termasuk saya sendiri. Jadi kalau ditotal harga parkir mobil 20.000. Dan tiket untuk 3 orang yakni 15.000X3 =45.000. Sekali singgah dan belum apa-apa kami sudah tekor 65.000 (Tepuk jidat).

Setelah masuk ke area lokasi wisata, dan melihat pemandangan yang begitu indah hati saya langsung dag dig dug. Bukan karena takut diminta uang lagi, tetapi karena keindahan pantainya yang sungguh luar biasa. Hemm.. Pantas mahal, ternyata pantai karang bolong menggabungkan sebuah wisata antara pantai, karang yang unik yakni karang yang besar dan berbolong, juga kita bisa menaiki tangga menuju keatas sehingga keindahan laut lebih indah untuk dinikmati dari atas ini, juga tempat ini sangat ramah bagi anak-anak karena banyak patung monster-monsteran seperti dinosaurus dan lainnya.


Ada banyak tempat bermain untuk anak-anak agar tidak bosan bermain. Kalau tidak suka basah-basahan, mungkin naik dinosaurus ini bisa merefresh kembali otak kita yang lelah di kantor Foto: Nano Suparno

Ini merupakan tangga menuju keatas karang bolong. cukup melelahkan untuk bisa sampai kesini. Foto: Panca teguh pranata

Pemandangan dari atas, lelah yang terbayar lunas, indah banget pokoknya Foto: Siswana Purwadi
Saat air laut sedang surut, pemandangan dari atas karang bolong. Selain melihat pantainya yang indah kita juga disuguhi airnya yang jernih sehingga karang-karang dibawah terlihat jelas Foto:Siswana Purwadi
Mengenai cerita beberapa kawan yang pernah singgah ke sini, yang katanya mereka selalu 'dibuntuti' oleh para pedagang asongan, hari itu saya tidak mengalaminya, karena mungkin bertepatan dengan hari jumat, bukan hari weekend. Meskipun pengunjungnya saat itu terbilang sepi, tetapi di dalamnya (area wisata) banyak pedagang dan orang lokal yang meramaikan tempat ini.

Secara kebetulan juga, pada saat itu air laut sedang surut, sehingga banyak karang yang terlihat 'menonjol' sehingga membuat pantai ini begitu indah. Jika laut tidak surut, mungkin kami tidak bisa berjalan sampai ke tengah lut sebab akan berbahaya sekali dengan ombaknya, tetapi saat itu sedang surut jadi lebih indah deh menikmati pemandangan di Karang Bolong.
Saat air laut sedang pasang, kita tidak bisa bebas berfoto kecuali kalau mau basah-basahan. foto milik Risky Aprianto

Keren ya.. Batubatu karang yang saling tumbuk dibawah bolongnya karang bolong.. Foto: Ruhida Taufik


Secara garis besar Pantai Karang bolong Anyer ini merupakan perpaduan antara pasir putih, karang yang unik, tempat nongkrong yang asik, pemandangan laut dari atas yang indah, juga tempat bermain anak-anak yang ramah. Top banget pokoknya. Kekurangannya mungkin tidak bisa bebas berenang saja, sebab banyak karang ditengah laut. Tetapi pantai ini sangat cocok buat berenang anak-anak. Bisa dibilang karang bolong ini merupakan wisata yang asik buat keluarga. Kalau mau ke Anyer, jangan lupa mampir kesini, gak bakalan rugi pokoknya. (*)

Previous PostPostingan Lama Beranda